Categories
Fitur

Memiliki Sertifikat, Dik Doank Bingung Kandank Jurank Doank Diklaim Ahli Waris

Suara. com – Presenter Dik Doank merasa bingung sekolah alamnya, Kadank Jurank Doank diklaim sebagai milik ahli waris bertanda Madi Kenin. Pasalnya, sejak 1986 tanah itu diketahui sudah dibeli oleh Pembangunan Jaya.

Bahana. com – Presenter Dik Doank merasa bingung madrasah alamnya, Kadank Jurank Doank diklaim sebagai milik ahli waris bernama Madi Kenin. Pasalnya, sejak 1986 tanah itu diketahui sudah dibeli oleh Pembangunan Jaya.

“Ya sejak beta tinggal tahun 1986, memang di situ sudah tidak ada lagi tanah-tanah warga. Karena Pembangunan Jaya sudah membeli semuanya, ” sebutan Dik Doank di Pengadilan Jati Tangerang, Rabu (4/11/2020).

Pemilik nama asli Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denada Kusuma ini juga tak pernah mendapat informasi bahwa tanah seluas 2. 540 meter persegi itu dikelola orang lain.

Salah satu kegiatan di Kandank Jurank Doank, milik Dik Doank. [Instagram]

“Saya juga tidak pernah melihat lagi orang-orang setempat mengelola tempat itu. Semua orang tahu tersebut, semua warga yang di situ pasti paham, ” ungkapnya.

Baca Juga: Sidang Mediasi Buntu, Kasus Perkara Tanah Dik Doank Dilanjutkan

Membingungkannya lagi, dia memiliki surat-surat kepemilikan tanah lengkap. Tetapi masih saja ada orang yang mengklaim sebagai ahli waris bahkan menggugat ke pengadilan.

“Karena sekarang bukan hanya kami yang mewakafkan masjid, mewakafkan sekolah, ketika ada Pembangunan Jaya. Sementra kan kami tidak mencuri. Negeri itu kan tidak bisa dicuri, ada suratnya, ada lurah, ” terangnya.

Ditambahkannya, tanah itu juga tidak dipatok atau menutupi jalan. Dik Doank justru mewakafkan tahan itu untuk kepentingan warga sekitar.

“Terus itu bakal wakaf kemaslatan, buat pendidikan. Kita ini nggak mager juga, nggak ada patok juga. Ini tidak buat saya saja pribadi, tapi untuk seluruh orang-orang yang memiliki tanah, ” tuturnya.

Masalah ini telah didaftarkan pihak penggugat, ahli waris Madi Kenin ke Pengadilan Negeri Tangerang. Mereka menuntut agar Dik Doank membayar tanah seluas 2. 540 meter persegi.

Baca Juga: Tora Sudiro dan Mieke Amalia Rangkai Kebo, Kiwil Nikah Lagi

Tatkala itu, sidang mediasi yang berjalan tadi siang tidak menemukan titik temu. Madi Kenin yang mengaku darah daging tetap meminta uang Rp 5, 5 miliar atas negeri.